web

Memuat...

Jumat, 03 Juni 2011

MAKALAH MISTERI SEGITIGA BERMUDA DI SAMUDRA ATLANTIK

MISTERI SEGITIGA BERMUDA
DI SAMUDRA ATLANTIK



Karya Tulis Ini di Susun Sebagai Salah Satu syarat Untuk Mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah di SMA N 01 Gunung Agung









Oleh:

NAMA : Meri Primadona
NISN : 9936111654
PROGRAM : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)





SMA NEGERI 01 GUNUNG AGUNG
KEC.GUNUNG AGUNG
KAB.TULANG BAWANG BARAT
TAHUN AJARAN 2010/2011



HALAMAN PERSETUJUAN




Judul : Misteri Segitiga Bermuda di Samudra Atlantik
Nama : Meri Primadona
Nisn : 9936111654





Mengetahui Menyetujui
Wali kelas Guru Pembimbing



Upit Sarimana,S.Pd Warsito,S.Pd
NIP : 197708232006042004 NIP :








HALAMAN PENGESAHAN


Karya tulis ini di ujikan dan disyahkan pada:
Hari :
tanggal :

Tim Penguji

Penguji I Penguji II



Nama : Nama :
NIP : NIP :

Mengetahui
Kepala SMA Negri 01 Gunung Agung


Dra. ERPINA
NIP : 195904281986032003





HALAMAN PERSEMBAHAN




Karya tulis ini penulis persembahkan kepada:

1. kedua orang tua saya tercinta yang telah memberikan semangat dan do'a restu serta yang membiayai untuk meraih cita-cita.
2. Ibu Dra.ERPINA Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 01 Gunung Agung.
3. Bapak Warsito,S.Pd selaku Pembimbing Karya tulis.
4. Ibu Upit Sarimana,S.Pd selaku Wali kelas XII IPS 1.
5. Bapak dan ibu dewan guru SMA Negeri 01Gunung Agung.
6. Adik-adik Kelas Kami, kelas X dan Kelas XI SMA Negeri 01 Gunung Agung.










KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis dengan baik dan lancar tanpa mengalami kendala yang berarti.
Karya tulis ini merupakan salah satu syarat untuk mengikuti UN/US SMA Negeri 01 Gunung Agung Tahun Pelajaran 2010/2011, oleh karena itu penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. Ibu Dra.ERPINA selaku kepala SMA Negeri 01 Gunung Agung yang telah memberikan izin kepada kami untuk melakukan penyusunan karya tulis.
2. Bapak Warsito,S.Pd selaku guru pembimbing yang telah mengarahkan dan membimbing kami dalam menyusun karya tulis dari awal sampai ahir dalam penyusunan karya tulis ini.
3. Ibu Upit Sarimana,S.Pd, selaku wali kelas XII IPS 1 yang telah memberikan motivasi kami dalam menyelesaikan karya tulis ini.
4. Semua pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan karya tulis ini yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu

Dalam penyusunan karya tulis ini, penulis menyadari bahwa didalam penyusunan ini masih banyak kesalahan baik didalam susunan dan tata bahasan didalam karya tulis ini. Untuk itu penulis dengan rendah hati mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak untuk memperbaiki karya tulis ini. Harapan kami semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan siswa-siswi SMA Negeri 01 Gunung Agung pada umumnya serta khususnya kepada penulis.


Gunung Agung..............2010


penulis







MOTTO


HIDUP ADALAH KEGELAPAN JIKA TANPA HASRAT DAN KEINGINAN. DAN SEMUA HASRAT-KEINGINAN ADALAH BUTA, JIKA TIDAK DISERTAI PENGETAHUAN. DAN PENGETAHUAN ADALAH HAMPA JIKA TIDAK DI IKUTI PELAJARAN. DAN SETIAP PELAJARAN AKAN SIA-SIA JIKA TIDAK DISERTAI CINTA
( Khalil Gibran )
&
JANGAN MEMBIASAKAN DIRI DENGAN KEADAAN YANG TIDAK BAIK, TAPI BERUSAHALAH MENGUBAH KEADAAN ITU AGAR MENJADI LEBIH BAIK.













DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………...i
HALAMAN PERSETUJUAN............................................................................................ii
HALAMAN PENGESAHAN............................................................................................iii
HALAMAN PERSEMBAHAN.........................................................................................iv
KATA PENGANTAR........................................................................................................v
MOTTO.............................................................................................................................vi
DAFTAR ISI.....................................................................................................................vii

BAB.I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang.........................................................................................................1
1.2.Tujuan Penyusunan Karya Tulis................................................................................ 2
1.3.Sasaran Penyusunan Karya Tulis...............................................................................2
1.4.Metode Pengumpulan Data.......................................................................................2
1.4.1 Studi Pustaka…………………………………………………………..…….......2





BAB.II PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Awal..............................................................................................................3.
2.2 Penjelasan Beberapa Sumber......................................................................................3
2.2.1 Muatan Berlebih.......................................................................................................4
2.2.2 Gas methana dan Pusaran Air...................................................................................4
2.2.3 Gempa Laut dan Gelombang Besar...........................................................................4
2.2.4 Gravitasi...................................................................................................................5
2.2.5 Pangkalan U.F.O......................................................................................................5
2.2.6 Istana Setan.............................................................................................................5
2.2.7 Air Kehidupan.........................................................................................................6
2.2.8 Tempat yang Indah dan Berbahaya..........................................................................6
2.2.9 Misteri Lubang di Langit..........................................................................................6
2.2.10 Blue Hole..............................................................................................................6
2.2.11 Misteri Lidah Lautan.............................................................................................7
2.2.12 Angin Puting Beliung..............................................................................................7
2.2.14 Lorong Waktu.......................................................................................................7
2.3 Penemuan Piramida di Segitiga Bermuda....................................................................8
2.4 Peristiwa - Peristiwa Terkenal..................................................................................10
2.4.1 Penerbangan 19....................................................................................................10
2.4.2 Kronologi dari Beberapa Peristiwa Terkenal..........................................................11




BAB.III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.............................................................................................................12
3.2 saran......................................................................................................................13

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Lampiran 1. Peta dari Segitiga Bermuda
2. Lampiran 2. Peta tempat-tempat yang mengandung gas methana
3. Lampiran 3. Pesawat pada penerbangan TBF Grumman Avenger,Mirip dengan penerbangan 19
DAFTAR PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Bermuda (bahasa inggris : Bermuda triangle), kadang - kadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil² atau 4 juta km² yang membentuk garis Segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah Utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah Selatan, dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Segitiga Bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas, ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi daerah tersebut, bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah mahluk luar angkasa.
Oleh karena itu penulis sengaja mengambil judul tentang "Misteri Segitiga Bermuda di Samudra Atlantik" Karena ingin mengtahui peristiwa-peristiwa yang terjadi di kisaran samudra atlantik yang selama ini masih menjadi misteri dunia.

1.2 Tujuan Penyusunan Karya Tulis
Tujuan penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut :
a. Sebagai salah satu syarat untuk dapat mengikuti US/UN di SMA Negeri 01 Gunung Agung
b. Memberikan informasi kepada pembaca tentang misteri segitiga bermuda yang selama ini masih belum terpecahkan
c. Sebagai langkah awal untuk media pembelajaran mengenai tatacara penyusunan karya tulis.
d. Membentuk siswa yang kreatif dan inovatif
e. Salah satu program tahunan sekolah SMA N I Gunung Agung
f. Sebagai tolak ukur siswa dalam memahami penulisan karya tulis



1.3 Sasaran Penyusunan Karya Tulis
Sasaran penulisan karya tulis ini di tujukan kepada siswa-siswi SMA Negeri 01 Gunung Agung dan pembacanya dan juga sebagai bahan pertimbangan siswa yang akan datang dalam pembuatan karya tulis selanjutnya.

1.4 Metode Pengumpulan Data
Dalam penyusunan karya tulis ini penulis mengumpulkan dan membuat data yang kemudian di susun menjadi karya tulis dengan menggunakan metode yaitu :

1.4.1 Metode studi pustaka
Yaitu proses pengumpulan data yang di peroleh dari buku-buku referensi dan atau dari internet yang sifatnya sudah merupakan data tertulis tanpa melakukan observasi dan wawancara terlebih dahulu.
Dalam metode ini penulis memperoleh data-data dari internet
Melalui situs WWW. Google.Com
melalui situs http://id.wikipedia.org/wiki/segitiga_bermuda http://www.akujagoan.com/2009/12/segitiga-bermuda-atau-biasa.html kemudian data-data yang diperoleh disusun menjadi sebuah karya tulis ini.





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Awal
Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area tersebut.
Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungkit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’, setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut. Segitiga bermuda merupakan suatu tempat dimana di dasar laut tersebut terdapat sebuah piramid besar mungkin lebih besar dari piramid yang ada di Kairo Mesir. Piramid tersebut mempunyai jarak antara ujung piramid dan permukaan laut sekitar 500 m,di ujung piramid trsebut terdapat dua rongga lubang lebih besar. Di tahun 1975 Larry Kusche, akademisi dari Arizona State University membuat satu kesimpulan yang lain dari para peneliti sebelumnya, dan menuliskan kesimpulan nya itu dalam bukunya " the Bermuda Triangle Mystery-Solved ". Kusche secara hati-hati menggali rekaman yang oleh penulis lain di abaikan. Dia menganalisi satu demi satu kejadian dan antara satu dengan yang lain tidak sama penyebabnya. Meskipun begitu kusche menyimpulkan bahwa meskipun lautan ini kelihatannya sama dengan lautan yang lain, namun wilayah ini adalah sebuah wilayah pelayaran luas yang paling berbahaya di dunia.


2.2 Penjelasan Beberapa Sumber
Berikut adalah penjelasan dari beberapa narasumber yang menyatakan keanehan Segitiga Bermuda bahwa di sana terdapat gas methana, dianggap kapal yang hilang di sana telah melampaui batas kargo, Pangkalan UFO, tempat berkumpulnya para setan golongan Jin (Istana Setan) dan ada yang mengatakan bahwa di sanalah terletak telaga "Air Kehidupan" yang sanggup membuat awet muda dan panjang umur.


2.2.1 Muatan Berlebih
Perusahaan asuransi laut Lloyd's of London menyatakan bahwa Segitiga Bermuda bukanlah lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut. Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus.

2.2.2 Gas Methana dan Pusaran Air
Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius adalah adanya gas metana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.
Menurut Bill Dillon dari U.S Geological Survey, air bercahaya putih itulah penyebabnya. Didaerah segitiga maut Bermuda, tapi juga di beberapa daerah lain sepanjang tepi pesisir benua, terdapat "tambang metana". Tambang ini terbentuk kalau gas methana menumpuk di bawah dasar laut yg tidak dapat ditembusnya. Gas ini dapat lolos tiba-tiba kalau dasar laut retak. Lolosnya tidak kepalang tangung. Dengan kekuatan yang luar biasa, tumpukan gas itu menyembur ke permukaan sambil merebus air, membentuk senyawaan metanahidrat.
Air yang dilalui gas ini mendidih sampai terlihat sebagai "air bercahaya putih".Blowout serupa yang pernah terjadi dilaut Kaspia sudah banyak menelan anjungan pengeboran minyak sebagai korban. Regu penyelamat yang dikerahkan tidak menemukan sisa sama sekali. Mungkin karena alat dan manusia yang menjadi korban tersedot pusaran air, dan jatuh kedalam lubang bekas retakan dasar laut, lalu tanah dan air yang semula naik ke atas tapi kemudian mengendap lagi didasar laut, menimbun mereka semua.

2.2.3 Gempa Laut dan Gelombang Besar
Teori ini mengatakan gesekan dan goncangan di tanah di dasar Lautan Atlantik menghasilkan gelombang dahsyat dan seketika kapal-kapal menjadi hilang kendali dan langsung menuju dasar laut dengan kuat hanya dalam beberapa detik. Adapun hubungannya dengan pesawat, maka goncangan dan gelombang kuat tersebut menyebabkan hilangnya keseimbangan pesawat serta tidak adanya kemampuan bagi pilot untuk menguasai pesawat.

2.2.4 Gravitasi
Gravitasi (medan graviti terbalik, anomaly magnetik graviti) dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Segitiga Bermuda; sesungguhnya kompas dan alat navigasi elektronik lainnya di dalam pesawat pada saat terbang di atas Segitiga Bermuda akan goncang dan bergerak tidak normal, begitu juga dengan kompas pada kapal, yang menunjukkan kuatnya daya magnet dan anehnya gravitasi yang terbalik.

2.2.5 Pangkalan U.F.O.
Pemerintah dan Akademis Independen A.S.mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena tempat tersebut merupakan Pangkalan UFO sekelompok mahkluk luarangkasa atau alien yang tidak mau diusik oleh manusia, sehingga kendaraan apapun yang melewati teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda, sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam.

2.2.6 Istana Setan
Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi Muhammad, dikatakan bahwa pertemuan antara suhu panas dan dingin (sejuk) adalah ikatakan larangan ini karena tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh Setan. Karena menurut beberapa pendapat ada yang mengatakan bahwa Segitiga Bermuda merupakan pusat bertemunya antara arus air dingin dengan arus air panas, sehingga akan mengakibatkan pusaran air yang besar atau dasyat. Karena bermuda terletak diperairan Atlantik di pertengahan antara benua Amerika bagian utara dan Afrika. Secara mudah lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus panas dari Afrika dan sejuk dari Amerika Utara.
Menurut beberapa orang muslim meyakini dengan hadist ini yang dianggap telah terjawab tentang misteri Segitiga Bermuda. Perkara-perkara aneh yang sering terjadi itu tentu antara lain disebabkan pertembungan antara panas dan sejuk dan menganggap Istana Setan terletak secara tersembunyi di situ. Kemudian dikatakan pula bahwa Dajjal pada saat sekarang menetap di Segitiga Bermuda itu sampai pada menjelang akhir zaman ia akan keluar.

2.2.7 Air Kehidupan
Menurut Syaikh Imam M. Ma’rifatullah al-Arsy, segitiga bermuda merupan tempat titik terujung di dunia ini. Di tengah kawasan itu terdapat sebuah telaga yang airnya dapat membuat siapa saja yg meminumnya menjadi panjang umur, ditempat itu pula Nabi Khidzir bertahta sebagai penjaga sumber "Air Kehidupan" tersebut. Syaikh Imam Ma’rifatullah berkata kalau penyelamat akhir Zaman Imam Mahdi akan keluar dari Ghaibnya melalui tempat tersebut dengan menggunakan jubah suci berwarna kebiruan.

2.2.8 Tempat yang Indah dan Berbahaya
Menurut sebuah naskah kuno menyatakan bahwa Raja Iskandar Agung pernah mencoba masuk ke kawasan agung itu dan sekembalinya mereka mengatakan bahwa tempat itu berpasirkan permata dan berbatukan berlian. Tempat yang dipenuhi dengan kabut putih tebal itu sangat indah untuk dipandang tapi sangat berbahaya untuk di datangi.

2.2.9 Misteri Lubang di Langit
Menurut beberapa peneliti,mungkin dikawasan ini terdapat sebuah gangguan atmosfer di udara berupa lubang di langit. Kelubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari misteri "Lubang di Langit" ini membentuk sebuah teori tentang adanya semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain. lubang di Langit itu dianggap semacam alat transportasi seperti tampak di film Star Trek. Ataukah bentuk Lubang di Langit itu UFO? Orang sering menghubungkan hilangnya pesawat kita dengan munculnya UFO. Lantas, apakah hilangnya mereka itu karena diculik oleh UFO? Malah hasilnya hanya mendapat pertanyaan tanpa jawaban.

2.2.10 Blue Hole
Konon di dasar laut segitiga bermuda terdapat semacam lubang/gua dasar laut, dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelahjaman es berlalu, gua ini tertutup. Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya,dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah: Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan?

2.2.11 Misteri Lidah Lautan
Kawasan Segitiga bermuda sering juga disebut sebagai Tongue of the Ocean atau Lidah Lautan.Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon).Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917. Mungkinkah naga laut ini banyak meminta korban? Ataukah arus Cromwell di Lautan Pasifik yang menyebabkan adanya gelombang lautan disitu atau angin topan, gempa bumi di dasar lautan?

2.2.12 Misteri Makhluk Sargasso
Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso,banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut.Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. Didasar lautnya terdapat pegunungan yang banyak dan mempunyai tebing dan ngarai yang terjal.

2.2 13 Angin Puting Beliung
Mungkin di area ini sering terjadi badai laut yang mungkin bisa membentuk suatu pusaran angin yang dapat menyebabkan hancurnya sebuah pesawat terbang karena terhempaskan.

2.2.14 Lorong Waktu
Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk kedalam lorong waktu yang misterius ini. Seorang ilmuwan Amerika yang bernama Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu. Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut
a. Obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena kadang-kadang ia akan membukanya.
b. Lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.
c. Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.
d. Meskipun beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat
e. Terhadap dunia fana (ruang fisik kita) dibumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius. Sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.


2.3 Penemuan Piramida di Segitiga Bermuda
Beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survei di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tidak pernah diketahui orang. Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.
Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu ombak yang besar dapat membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan di sekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan badai pada permukaan laut.
Ada beberapa ilmuwan barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat di atas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan menenggelamkan daratan ke dasar laut seiring dengan perubahan penurunan permukaan tanah. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda dianggap pernah menjadi sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida kemungkinan adalah sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, Piramida itu bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Li Hongzhi dalam buku yang berjudul Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut; “Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang, sudah bersejarah puluhan juta tahun.
Namun di banyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.


2.4 Peristiwa-peristiwa Terkenal
2.4.1 Penerbangan 19
Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus misterius mengenai hilangnya pesawat - pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermuda adalah Penerbangan 19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat.
Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.
Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.
Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap "penyebab dan alasannya tidak diketahui".
Dan juga ditemukan adanya kaitan segitiga bermuda dengan atlantis yang ditemukan adanya penemuan kota-kota kuno dan berbagai bangunan di segitiga Bermuda tersebut". Atlantis yang diduga tenggelam dalam waktu satu hari satu malam diduga kuat tenggelam di segitiga bermuda dan beberapa kawasan lainnya yang mirip dengan kejadian yang ada pada segitiga bermuda tersebut salah satunya yaitu diIndonesia, Malaysia, India, dan lainnya".
2.4.2 Kronologi dari beberapa peristiwa terkenal
• 1840: HMS Rosalie
• 1872: The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
• 1909: The Spray
• 1917: SS Timandra
• 1918: USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
• 1926: SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
• 1938: HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
• 1945: Penerbangan 19 menghilang
• 1952: Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
• 1962: US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
• 1970: Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
• 1972: Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
• 1976: SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
• 1978: Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
• 1980: SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
• 1995: Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
• 1997: Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
• 1999: Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.





BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan Karya Tulis
Berdasarkan data-data yang diperoleh penulis dari referensi-referensi pustaka yang menjadi sumber data-data atau materi dalam penyusunan karya tulis ini. Penulis menyimpulkan sebagai berikut :
3.1.1 Sebutan segitiga bermuda pertama kali disebut dalam artikel yang ditulis oleh Vincent H. Gaddis dalam majalah ARGOSY yang terbit tahun 1964. Di artikelnya Gaddis menulis bahwa wilayah lautan ini berabad-abad lamanya sudah menelan sejumlah besar kapal dan juga pesawat tanpa penjelasan yang pasti.
3.1.2 Gaddis bukanlah orang yang pertama menyimpulkan hal ini. Sebelumnya tahun 1952, George X, sands. Melaporkan di majalah fate sejumlah besar kejadian di wilayah itu. Langkah kedua penulis itu dilanjutkan pada tahun 1969 oleh John Wallace Spencer yang menulis sebuah buku tentang Segitiga Setan dan selanjutnya di publikasikan lagi pada tahun 1974 dengan judul buku Legenda Lautan Misterius.
3.1.3 Penulis yang telah saya sebutkan tadi kesemuanya sampai pada pertanyaan mendasar kenapa kapal-kapal dan pesawat hilang di wilayah ini tanpa keterangan ?, para penulis yakin bahwa di segitiga bermuda ada sebuah medan magnet yang kuat, yang bisa mempengaruhi pergerakan kompas (fakta yang sudah di catat oleh colombus sejak pelayaran tahun 1492)
3.1.4 Spekulasi lain di ungkap adalah gas methana dari dalam dasar lautan yang tiba-tiba menyedot semua benda yang melintas di lautan tersebut. Bahkan spekulasi para penulis, segitiga ini sudah sejak 15.001 tahun yang lalu sudah berbahaya.
3.1.5 Spekulasi lain juga di ungkap adalah diduga mungkin di kawasan ini terdapat sebuah gangguan atmosfer di udara berupa lubang di langit. Ke lubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi.dan adanya Blue Hole yang arus di dalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap.
3.1.6 Tidak terkecuali apakah itu untuk kapal kecil, kapal komersial, kapal pribadi maupun pesawat militer dari berbagai belahan dunia. Faktor cuaca disebut menjadi penyebab utama, saat cuaca cerah dan bersahabat tiba-tiba bisa berubah menjadi badai akibat perubahan suhu air laut. Teori kusche ini tidak membuat misteri segitiga bermuda hilang begitu saja, sebab betapa kapal-kapal besar yang canggih harus karam disana.
3.1.7 begitulah sedikit dokumentasi yang sempat di rekam dari beberapa kasus hilangnya kapal dan pesawat saat melintasi segitiga bermuda yang saya tuliskan kembali untuk mengenang fakta-fakta yang pernah terjadi di dalam sejarah manusia. Masih banyak kasus lain yang ahirnya tidak terekam dalam dokumentasi.
3.1.8 Hingga sekarang, tahun 2011, ribuan nyawa tercabut paksa di wilayah lautan paling angker di dunia yang juga disebut segitiga setan itu. Sebutan segitiga setan ini konon muncul akibat spekulasi yang sudah di kenal luas adalah adanya Kerajaan Jin dan Dajjal di segitiga bermuda.

3.2 Saran - saran
3.2.1 Abu Hurayrah mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yang terbuka atau di tengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yang meneduhinya bergerau sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagian lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu. Karena di tempat seperti itulah biasanya setan atau jin bertempat tinggal.
3.2.2 Misteri segitiga bermuda hanyalah entri point untuk memahami berbagai misteri lain dalam sejarah manusia. Misteri segitiga bermuda adalah misteri manusia. Artinya, hanya manusia yang menganggapnya misteri. Binatang, Tumbuhan, Malaikat, Jin, Semut, Burung, Angin, Tanah, Air dan makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang lain tidak menganggapnya misteri. Manusia menganggap sebuah kejadian yang tidak bisa di pahaminya sebagai misteri.

Berbagai misteri dalam hidup manusia, saya boleh merefleksikan sebagai berikut :
a. Panca indra kita hanya mampu menangkap sebuah fenomena yang bisa dilihat, didengar, dan diraba atau dirasakan. Dalam khasanah Neurolinguistic programming (NLP) kita mengenal karakter manusia yang cenderung menggunakan visual (penglihatan), auditori (pendengaran), dan kinestetik (perasaan).
b. Setelah melihat, mendengar, dan merasa maka akal atau otak membuat generalisasi dari berbagai fakta menjadi kesimpulan dan kesimpulan bisa salah bila logika yang di pergunakan tidak benar. Akal mampu untuk mengangkat fakta-fakta ke tataran konsep yang abstrak.
c. Abstrak tentang sebuah fenomena misterius bisa bermacam-macam tergantung pada bagaimana seseorang mengolah akal, mengorganisasi pengetahuan menjadi ilmu-ilmu. Ilmu-ilmu terbatas obyek materia dan obyek forma-nya sehingga tidak mampu untuk mencapai tataran pengetahuan tentang ketuhanan.
d. Di atas bidang akal, kita mengenal hati nurani. Hati nurani bisa berbicara lain dengan akal.
e. Hati nurani mampu merasakan dan berkomunikasi dengan getaran perasaan dari hati nurani yang lain.
f. Tuhan adalah dzat yang maha lahir dan maha batin. Tuhan bisa di nalar keberadaan-nya, bahasa-nya, melalui akal setelah menyimpulkan dari panca indra. Untuk berkomunikasi dengan tuhan, maka alat manusia adalah hati nuraninya.
g. Tuhan adalah misteri terbesar hidup manusia. Dan untuk mengenal, berkomunikasi, dan merasakan percintaan dan persenyawaan dengan tuhan sebagai satu-satu nya kekasih, maka tidak ada cara yang lebih benar kecuali mempersiapkan hati nurani kita untuk selalu sujud yaitu mawas diri, selalu terjaga, dan tidak pernah tidur, rendah hati dan ojo dumeh.




DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/segitiga_bermuda
http://www.akujagoan.com/2009/12/segitiga-bermuda-atau-yang-biasa.html










LAMPIRAN - LAMPIRAN

1. Lampiran Peta Segitiga Bermuda














2. Lampiran Tempat - Tempat yang Mengandung Gas Methana











3. Lampiran pada Penerbangan TBF Grumman Avenger, Mirip Dengan Penerbangan 19